Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Sudah Lima Kali Evaluasi, Masalah Blank Spot di Kutim Belum Tuntas, Kasmidi Minta Dimaksimalkan

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Januari 16, 2024
Blank Spot

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat memimpin rapat evaluasi jaringan telekomunikasi.

0
VIEWS

Baca Juga :

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

September 30, 2026
PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

September 16, 2026
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Permasalahan jaringan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih menjadi perhatian serius. Mengingat masih ada beberapa desa yang berada di kawasan pedalaman dan pesisir belum menikmati layanan internet atau kawasan blank spot.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Kutim pun menggelar rapat evaluasi jaringan telekomunikasi di ruang rapat Dinas komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo-Staper), Senin (15/1/2024). Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan, ini merupakan agenda tahunan pemkab dalam menindaklanjuti program penuntasan blank spot 3435 non 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Wilayah kita (Kutim) kan luas. Jadi, jaringan telekomunikasi sangat dibutuhkan masyarakat. Khususnya daerah-daerah yang jauh. Seperti di pedalaman dan pesisir,” kata Kasmidi, setelah memimpin rapat evaluasi tersebut.

Dia meminta, program tersebut tetap dijalankan dan dituntaskan. Sehingga semua masyarakat kabupaten ini dapat menikmati jaringan internet dengan lancar. Politikus Golkar itu berharap kepada pemerintah pusat, khususnya Kemenkominfo, agar program blankspot di 3435 desa kelurahan di wilayah Non 3T dapat segera direalisasikan.

“Data di lapangan tidak sesuai dengan yang dimiliki pemerintah pusat (Kemenkominfo). Kan datanya 51 titik dari 64 yang diprogramkan, hanya 13 desa di Kutim yang belum dibangun jaringan telekomunikasi. Padahal fakta di lapangan, tidak lebih 25 titik yang terbangun,” bebernya.

Menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Dia tak ingin daerah ini hanya dijadikan kelinci percobaan. Selain itu, dia juga mempertanyakan bagaimana kelanjutan dari program 3435 non 3T yang ada di Kutim.

“Sehingga bisa dialokasikan APBD untuk program itu. Jadi lebih jelas dan tidak terjadi tumpang tindih dengan program lain. Apalagi rapat evaluasi ini sudah lima digelar. Bahkan selalu muncul saat pembahasan musrembang (musyawarah perencanaan pembangunan). Terutama terkait fasilitas komunikasi yang masih kurang. Sehingga kami bisa membuat program antisipasi,” sebutnya.

Sedangkan untuk pihak provider, orang nomor dua di kabupaten ini memberikan catatan khusus. Terutama kepada Telkomsel, XL dan Indosat. Mengingat berdasarkan laporan dari beberapa camat, jaringan telekomunikasi di wilayah mereka belum maksimal.

“Makanya digelar evaluasi ini untuk mendiskusikan apa saja kendala yang terjadi di lapangan. Saya juga berterima kasih kepada Kemenkominfo dengan pelaksanaan program 3T,” pungkasnya.

Blank Spot
Pelaksanaan rapat evaluasi jaringan telekomunikasi di Kutim.

Sementara itu, Kabid Infrastruktur TI dan Telematika Diskominfo-Perstik Kutim, Sulisman menyampaikan, program ini sangat dibutuhkan. Apalagi memasuki tahun politik, sedangkan kapasitas jaringan telekomunikasi belum maksimal.

“Walaupun ada beberapa wilayah yang belum memenuhi kriteria program. Tapi, kami mohon program ini tetap dijalankan. Dan titik-titik yang masih menjadi kendala dapat diselesaikan,” harapnya.

Adapun perwakilan Direktorat Telekomunikasi, Ridwan mengungkapkan, terdapat 64 titik menara BTS yang menjadi target pembangunan di Kutim. Telkomsel 26 titik, XL 8 dan Indosat 30.

“Dari 2021-2022, pelaksanaan program 3T ini memang masih banyak kendala. Bahkan kami fokus untuk percepatan transformasi digital. Kami harap dapat terus bersinergi dengan Pemkab Kutim,” singkatnya.

Untuk diketahui, selain Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, evaluasi itu juga dihadiri Kabid Infrastruktur TI dan Telematika Diskominfo-Perstik Kutim Sulisman, Sekretaris Diskominfo-Perstik Kutim Rasyid, kepala perangkat daerah (PD) terkait serta Direktorat Telekomunikasi dan Provider secara daring. (yp/rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga
Berita

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

by Admin Redaksi
September 30, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, meresmikan Masjid Nurul Qomar di Desa Baay sekaligus sambungan akses air bersih bagi 500 rumah tangga di Desa Pengadan, Kecamatan...

Read more
PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

September 16, 2026
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026
Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

September 9, 2026
Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

September 9, 2026
Next Post
Pencabulan

Semakin Marak, Polres Kutim Ungkap Kasus Pencabulan dan Eksploitasi Seksual Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Terkait Utang, Joni Yakin Pemkab Bisa Selesaikan Tahun Ini

Joni: Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Mesti Digenjot

Agustus 2, 2024
Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Novel:  Masih Ada Tenaga Kesehatan Berstatus TK2D

Manfaatkan Sisa Jabatan, Pemkab Diminta Fokus Realisasikan Janji Kampanye

November 26, 2022
Berbasis Data Aktual: Sinergi PAMA, PPL, dan BPS Evaluasi Kapasitas Produksi Sawah Desa Sepaso Barat

Berbasis Data Aktual: Sinergi PAMA, PPL, dan BPS Evaluasi Kapasitas Produksi Sawah Desa Sepaso Barat

April 30, 2026

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer