RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Peta politik internal DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kutai Timur memasuki babak penting. Melalui mekanisme Rapat Pleno pengurus yang berlangsung di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (21/10/2026) malam, partai berlambang pohon beringin ini resmi menyepakati jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan diselenggarakan pada 4 November 2026 mendatang.
Rapat penetapan agenda strategis tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Kutim, Khairuddin didampingi Sekretaris Sayid Anjas, Bendahara Asti Mazar, serta Ketua Harian Rudi Hartono.
Momen konsolidasi ini terasa makin istimewa karena dirangkai dengan peringatan syukuran HUT ke-62 Partai Golkar. Prosesi pemotongan tumpeng bersama jajaran pengurus DPD dan Anggota Fraksi Golkar Kutim menjadi pembuka acara yang menguatkan rasa kebersamaan antar-kader sebelum memasuki pembahasan materi teknis partai.
Untuk memastikan gelaran Musda berjalan tertib, transparan, dan sesuai AD/ART partai, forum pleno secara mufakat langsung membentuk struktur kepanitiaan. Pasangan Ikhwan Syarif dan Aleks Bhajo dipercaya memegang kendali sebagai Ketua dan Sekretaris Organizing Committee (OC) dengan bendahara Hardensi. Sementara posisi Steering Committee (SC) diserahkan kepada Arif Rahman Hakim bersama tim pengarah senior partai.

Ditemui usai memimpin rapat, Khairuddin yang juga menjabat Bendahara DPD I Golkar Kaltim menginstruksikan seluruh jajaran panitia yang telah dibentuk agar bergerak cepat dan solid. Ia menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan, melainkan momentum krusial untuk memperkuat barisan dan menyusun arah kebijakan politik partai ke depan.
“Saya berharap ke depannya Partai Golkar Kutim bisa semakin solid dan terus bergerak maju. Mari kita jadikan momentum konsolidasi ini untuk memperkuat barisan dan membesarkan partai,” tegas Khairuddin.
Dengan terbentuknya kepanitiaan inti serta kepastian tanggal pelaksanaan, DPD II Golkar Kutim kini bersiap menyongsong Musda 4 November 2026 sebagai ajang demokrasi internal yang sehat demi melahirkan kepemimpinan partai yang akuntabel dan berdaya saing. (yp/rk)









