Sabtu, Maret 14, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Audit Total Fraksi Golkar: RAPBD Rp 5,73 Triliun Dianggap Tak Transparan, Kemandirian Fiskal Kutim Masih Rentan

Admin Redaksi by Admin Redaksi
November 25, 2025
Audit Total Fraksi Golkar: RAPBD Rp 5,73 Triliun Dianggap Tak Transparan, Kemandirian Fiskal Kutim Masih Rentan

Anggota DPRD Kutim, Kari Palimbong.

2.9k
VIEWS

WhatsApp Image 2025 11 14 at 18.24.31 877ca1fb 1

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Fraksi Partai Golkar DPRD Kutai Timur memberikan apresiasi, namun memberikan pandangan umum yang sangat kritis dan mendalam terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. Fraksi ini menyoroti kelemahan fundamental dalam transparansi, kemandirian fiskal, dan legalitas kontrak tahun jamak (MYC). Dokumen anggaran Rp 5,73 triliun ini, meskipun sejalan dengan tema RKPD 2026 tentang peningkatan SDM dan infrastruktur, namun dinilai bermasalah di level perencanaan makro.

Fraksi Golkar memberikan catatan kritis terhadap proses penetapan KUA-PPAS 2026. Angka RAPBD meningkat dari proyeksi awal Rp 4,86 triliun menjadi Rp 5,73 triliun. Sebab kenaikan signifikan di fase finalisasi ini dianggap mencederai prinsip prediktabilitas dan ketepatan waktu dalam siklus anggaran. Hal itu disampaikan Kari Palimbon, mewakili fraksinya, Selasa (25/11/2025).

“Asimetri informasi, proses yang terburu-buru, di mana data tambahan disajikan di akhir, menciptakan asimetri informasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan legislatif. Golkar khawatir fungsi pengawasan DPRD tereduksi menjadi sekadar tukang stempel, karena ketiadaan waktu untuk uji tuntas,” kata Wakil Ketua Fraksi Golkar itu.

Baca Juga :

Musnahkan Narkoba Hingga Miras, Jelang Idulfitri 2026 Polres Kutai Timur Pastikan Perangi Pekat

Musnahkan Narkoba Hingga Miras, Jelang Idulfitri 2026 Polres Kutai Timur Pastikan Perangi Pekat

Maret 13, 2026
Wujudkan Mudik Aman, Polres Kutim Kerahkan Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam

Wujudkan Mudik Aman, Polres Kutim Kerahkan Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam

Maret 13, 2026
PT Indexim Coalindo dan Pemdes Pengadan Kembali Gelar Festival Ramadhan

PT Indexim Coalindo dan Pemdes Pengadan Kembali Gelar Festival Ramadhan

Maret 10, 2026

Pihaknya juga mencermati komposisi pendapatan daerah, yang menunjukkan kelemahan struktural ekstrem. Ketergantungan fiskal yang hampir 91 persen pada transfer pusat, mengindikasikan rendahnya kemandirian fiskal dan kerentanan APBD terhadap kebijakan pusat.

“Pemerintah harus bisa menyajikan strategi diversifikasi sumber pendapatan yang inovatif dan terukur untuk menyeimbangkan jurang ini,” imbau Kari.

Mengenai belanja daerah Rp 5,73 triliun, pihaknya menuntut efisiensi dan kejelasan akuntabilitas pada belanja operasi Rp 3,37 triliun. Proporsi belanja operasi yang dominan harus dipastikan tidak rutin-konsumtif, karena berpotensi menggerus efektivitas belanja

“Termasuk belanja modal Rp 381 miliar, yang seharusnya menjadi pendorong pertumbuhan,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta jaminan dan target return on investment (ROI) yang jelas. Sebagai upaya memastikan dana publik tidak terpakai tanpa hasil ekonomi yang riil. Selain itu, poin paling krusial adalah kekhawatiran Fraksi Golkar terhadap pelaksanaan multi years contract (MYC) untuk infrastruktur besar tanpa landasan hukum yang memadai.

“Kami mengingatkan, MYC wajib didasarkan pada peraturan daerah (perda) sebagai landasan hukum tertinggi. Ketiadaan perda menjadikan komitmen pembayaran di tahun 2027 dan seterusnya sebagai ikatan komitmen fiktif dan berisiko. Bisa menimbulkan sengketa hukum. Lalu, pengikatan dana melalui MYC tanpa rincian yang jelas akan membatasi ruang fiskal Pemkab Kutim di masa depan, serta mewariskan beban utang komitmen proyek kepada DPRD periode selanjutnya,” pungkasnya.

Dengan segala catatan, kritik, don tuntutan yang disampaikan, Fraksi Partai Golongan Karya menyatakan Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2026 untuk dibahas pada tahap selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (adv/rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

Musnahkan Narkoba Hingga Miras, Jelang Idulfitri 2026 Polres Kutai Timur Pastikan Perangi Pekat
Berita

Musnahkan Narkoba Hingga Miras, Jelang Idulfitri 2026 Polres Kutai Timur Pastikan Perangi Pekat

by Admin Redaksi
Maret 13, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM - Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menunjukkan keseriusan dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui konferensi pers yang digelar pada Kamis (12/03/2026), Kapolres...

Read more
Wujudkan Mudik Aman, Polres Kutim Kerahkan Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam

Wujudkan Mudik Aman, Polres Kutim Kerahkan Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam

Maret 13, 2026
PT Indexim Coalindo dan Pemdes Pengadan Kembali Gelar Festival Ramadhan

PT Indexim Coalindo dan Pemdes Pengadan Kembali Gelar Festival Ramadhan

Maret 10, 2026
Perkuat sinergi

Perkuat Sinergi, PT Astra Agro Lestari Gelar Silaturahmi Ramadhan Bersama Insan Pers Kutai Timur

Maret 10, 2026
IMG 20260306 WA0003

PT Indexim Coalindo dan Desa Bangun Jaya Kolaborasi Berdayakan Perempuan Pelaku Usaha Konveksi

Maret 6, 2026
Next Post
Pertanyakan Anggaran Rp 868 Miliar, Fraksi NasDem: Pembahasan RAPBD 2026 Dinilai Terlalu Singkat dan Mendesak

Pertanyakan Anggaran Rp 868 Miliar, Fraksi NasDem: Pembahasan RAPBD 2026 Dinilai Terlalu Singkat dan Mendesak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Lelang Enam Jabatan Kepala OPD, Persetujuan KASN Ditunggu

Pemkab Kutim Ingin Pegawai Purna Tugas Tetap Sejahtera

Desember 6, 2022
Lanal Sangatta Kebut Serbuan Vaksinasi Maritim, Berharap Persentase Semakin Besar, Masyarakat Diimbau Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Lanal Sangatta Kebut Serbuan Vaksinasi Maritim, Berharap Persentase Semakin Besar, Masyarakat Diimbau Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

November 4, 2021
UMKM

Distransnaker Kutim dan PT Indexim Coalindo Latih Pelaku UMKM Lokal se-Kecamatan Kaliorang

November 3, 2025

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer