RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Sejak memisahkan diri dari Kecamatan Kaliorang, roda pemerintahan di Kecamatan Kaubun hingga kini masih menempati bangunan lama. Namun, angin segar perlahan mulai berhembus. Pemerintah kecamatan kini tengah menaruh asa besar agar proyek pembangunan kantor baru yang sempat tertunda akibat efisiensi anggaran dapat segera direalisasikan.
Camat Kaubun, Saprani mengungkapkan bahwa lahan untuk fasilitas pelayanan publik tersebut sebenarnya sudah lama disiapkan. Perencanaan bahkan telah bergulir sejak tiga tahun lalu, melalui sejumlah tahapan. Termasuk peninjauan lapangan oleh konsultan.
Kendati demikian, gelombang efisiensi anggaran membuat eksekusi pembangunan harus berjalan secara bergilir dan terpaksa tertunda.
“Sampai sekarang kantor Kecamatan Kaubun belum dibangun sejak terpisahnya dari Kecamatan Kaliorang. Bahkan sekarang kita sudah punya tanah untuk menyiapkan pembangunan khusus Kantor Camat Kaubun,” ujar Saprani.
Ia berharap, alokasi anggaran di tahun ini atau tahun depan bisa membuka kembali peluang pengerjaan fisik kantor tersebut. Terlebih, lokasi Kecamatan Kaubun sangat strategis karena dilintasi langsung oleh jalan provinsi.
Menurutnya, keberadaan kantor kecamatan yang representatif bukan sekadar soal kenyamanan bekerja. Melainkan menyangkut wajah dan martabat daerah di jalur lintas utama.
“Sehingga kalau bisa dilaksanakan, akan menambah maruah Kabupaten Kutai Timur. Jangan sampai dengan adanya ini maruah Kutai Timur khususnya Kecamatan Kaubun bisa menurun, tapi kita harapkan meningkat,” tegasnya.
Meski belum bisa merinci angka pastinya, Saprani memperkirakan kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut kisaran Rp5 miliar. Proyek ini direncanakan akan mengusung konsep seragam yang serupa dengan bangunan kantor di Kecamatan Sangatta Utara dan Bengalon.
“Kalau anggaran, saya tidak bisa memastikan secara persis. Tapi untuk konsepnya, sama dengan Kecamatan Sangatta Utara dan Bengalon. Semoga karena konsepnya memang begitu, bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya. (adv/yp)










