RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Segenap pengajar, staf TK Madani, beserta tokoh masyarakat setempat menggelar kegiatan serah terima sekaligus syukuran atas gedung baru sekolah yang berlokasi di Dusun Agatis, Desa Pengadan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kegiatan yang berlangsung pada Senin itu, 16 September 2024, dihadiri oleh perwakilan manajemen PT Indexim Coalindo yang telah mendukung penuh pembangunan gedung baru TK Madani.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama serta pengguntingan pita oleh Kepala Dusun Agatis, Latuwo, bersama perwakilan manajemen PT Indexim Coalindo, sebagai simbol diresmikannya gedung sekolah tersebut. Mewarnai kegembiraan bersama masyarakat Dusun Agatis, event yang penuh sukacita ini juga dilengkapi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk ungkapan syukur.
Pembangunan gedung baru TK Madani ini bermula dari keprihatinan warga Dusun Agatis. Terutama mengenai gedung sekolah yang tidak lagi memadai. Setelah bermusyawarah bersama warga, PT Indexim Coalindo bergerak untuk mendukung pembangunan gedung sekolah yang baru agar dapat menyediakan tempat belajar-mengajar yang layak bagi anak-anak.
“Bantuan gedung baru ini sangat berarti bagi warga, khususnya guru dan murid. Apalagi gedung lama bangunan masih kayu, anak-anak sering jatuh karena lantai yang berlubang. Sejak ada gedung TK yang baru, orang tua, guru, dan murid sangat bersukacita. Terutama karena kegiatan belajar-mengajar yang nyaman dan menyenangkan,” tutur Kepala Sekolah TK Madani Pengadan, Sri Irwanti.
Senada dengan Sri, Kepala Dusun Agatis Desa Pengadan, Latuwo, mengungkapkan syukur dan kegembiraannya dengan terwujudnya pembangunan gedung baru TK Madani tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan PT Indexim Coalindo, sehingga murid-murid TK Madani dapat menempati gedung baru yang layak,” ucapnya.
Ditemui setelah kegiatan serah terima dan syukuran gedung baru TK Madani, Manajer CSR PT Indexim Coalindo Ditto Santoso mengatakan, inisiatif PT Indexim Coalindo dalam pembangunan gedung baru TK Madani ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pilar Pendidikan, yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya Goal ke-4, yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata.
“Termasuk meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Hal ini juga sejalan dengan Perpres No 111 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tutupnya (rk)