RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Senyum dan keceriaan menghiasi wajah puluhan anak yang mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan PT Indexim Coalindo bersama mitra kerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Puskesmas Pembantu Desa Pengadan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (30/6/2026).
Berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.00 Wita,55 anak berusia 6–12 tahun dari Desa Pengadan dan Desa Baay mengikuti khitanan massal tersebut. Kegiatan sosial ini terlaksana melalui kolaborasi antara PT Indexim Coalindo, tim BLUD Puskesmas Kecamatan Karangan, serta tim Puskesmas Pembantu Desa Pengadan.
Selain memperoleh layanan kesehatan, para peserta juga menerima bingkisan berupa peci, sarung, dan baju koko, setelah menjalani proses khitan. Kegiatan turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Karangan, Karsino, Plt Kepala Desa Baay, Didi, dan Kepala Desa Pengadan, Syarifudin Jabir.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Karangan menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak kita di Desa Baay dan Pengadan,” ujarnya.

Di sela kegiatan, Manajer CSR PT Indexim Coalindo, Ditto Santoso, mengatakan bahwa khitanan massal merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.
“Kegiatan ini merupakan perwujudan visi PT Indexim Coalindo untuk memperhatikan para pemangku kepentingan, khususnya warga masyarakat di sekitar area operasi perusahaan. Kami berterima kasih atas kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Desa Pengadan, Pemerintah Desa Baay, dan BLUD Puskesmas Karangan,” ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung lancar tersebut menjadi wujud nyata bahwa semangat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan instansi kesehatan dalam menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga masyarakat di sekitar area tambang.
“Khitanan massal ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Indexim Coalindo di bidang kesehatan,” tutupnya. (rk)









