Rabu, September 30, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Pertanyakan Perencanaan Pembangunan, Kutim Diminta Belajar Pada Berau

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Maret 30, 2022
Pertanyakan Perencanaan Pembangunan, Kutim Diminta Belajar Pada Berau

Dr Amransyah

0
VIEWS

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Sejak ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN), seluruh kabupaten kota di Kalimantan Timur (Kaltim) terus berbenah untuk menyambutnya. Mengingat, secara otomatis menjadi kawasan penyangga yang dapat menunjang IKN di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Banyak yang perlu dibenahi. Mulai infrastruktur dan fasilitas lainya. Kutai Timur (Kutim) termasuk daerah penyangga. Meskipun terletak di kawasan Utara Kaltim, harus benar-benar berbenah. Sehingga dapat memaksimalkan perannya sebagai daerah penyangga.

Pengamat ekonomi Dr Amransyah menyebut, Kutim harus berbenah untuk segala hal. Termasuk dalam penataan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang dinilai belum maksimal tertata.

“Tidak kalah penting, perencanaan akses transportasi. Sekarang kan Kutai Timur tidak punya bandara. Pelabuhannya juga belum eksis. Apalagi akses jalan darat yang kurang mendukung,” sebutnya.

Baca Juga :

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

September 16, 2026
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026
Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

September 9, 2026

Sebab, banyak titik jalan rusak dijumpai jika ingin menyambangi Kutim melalui jalur darat. Sedangkan untuk sektor perekonomian itu akan menambah ongkos perjalanan.

“Mestinya perjalanan tiga jam, sekarang ditempuh enam hingga tujuh jam. Perencanaannya bagaimana?” tanya Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara (Stienus) Sangatta itu.

Padahal, banyak investor yang ingin menanamkan modal di Kutim. Namun, aksesnya masih sulit. Banyak yang mengurungkan niatnya.

“Investor tidak ada yang mau masuk ke sini. Perjalan memakan waktu lama. Bagi pengusaha, luar biasa memakan waktu. Bagi mereka waktu itu uang,” ungkapnya.

Dia menyebut, Kutim memerlukan bandara yang representatif. Sehingga dapat memangkas waktu perjalanan. Apabila waktu tempuh perjalanan hanya dua jam, tentu banyak yang memilih transportasi udara.

“Itu kelebihannya Berau. Belajarlah dengan berau. Mereka sudah maju karena mode transportasinya strategis. Kalau Kutim punya bandara, waktu perjalanan lebih cepat dan enjoy. Bahkan, dapat menekan inflasi. Kenapa tidak menyisihkan Rp 5 miliar untuk pembangunan bandara,” ucapnya.

Apalagi aset pariwisata di Kutim sangat menjual. Jika ditunjang dengan transportasi udara, pariwisata akan berdampak. Secara otomatis orang-orang akan berdatangan ke Kutim.

“Pengembangan pariwisata juga akan terintegrasi. Sekarang orang mau ke sini mikir dulu. Padahal pariwisata di Kutim sangat luar biasa,” tuturnya.

Apabila pembangunan bandara di tempat yang sudah diwacanakan rumit. Pemerintah tidak perlu lagi menggunakan lahan yang potensial. Kalau perlu minta pada PT KPC lahan membangun bandara.

“300 hektare lahan sudah bisa bangun bandara. Apalagi zaman sekarang, banyak yang ingin berinvestasi. Banyak orang lokal yang sanggup,” ujarnya.

Selain itu, keberadaan Pelabuhan Kenyamukan dianggapnya strategis jika berfungsi maksimal. Apalagi jika logistik turun di Pelabuhan Bontang, kemudian dibawa ke Kutim, tentu akan menambah ongkos.

“Kalau langsung turun di Pelabuhan Kenyamukan, akan memotong biaya pengiriman sampai 10 persen. Harga murah, masyarakat lebih sejahtera. Perhubungan laut dan udara harus dimiliki. Kalau perlu tahun depan sudah ada. Kalau tidak, Kutim tidak bisa berkembang,” tutupnya. (rk)

Tags: bandarainflasiinvestasiinvestorjalanjauhkirimlamamahalmodeongkospariwisataPelabuhanperjalananRuangKaltimrusakstrategistekanterintegrasitransportasiwaktu
Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 
Berita

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

by Admin Redaksi
September 16, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM — PT Indexim Coalindo memberangkatkan 10 marbot dari masjid-masjid di desa-desa lingkar tambang untuk menunaikan ibadah umrah. Pelepasan jamaah umrah dilaksanakan di Aula Kantor PT Indexim...

Read more
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026
Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

September 9, 2026
Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

September 9, 2026
Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

September 9, 2026
Next Post
Danlanal Sangatta Dampingi Ardiansyah Menghadap Aspotmar Kasal, Bahas Program Sail Sangkulirang 2024

Danlanal Sangatta Dampingi Ardiansyah Menghadap Aspotmar Kasal, Bahas Program Sail Sangkulirang 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Industri tambang

Petualangan Energi INDE, PT Indexim Coalindo Kenalkan Industri Tambang pada Pelajar

November 12, 2025
Pesta Panen Busang Tampilkan Adat dan Budaya Lokal

Pesta Panen Busang Tampilkan Adat dan Budaya Lokal

Mei 18, 2023
Dewan Minta Kenaikan Target PAD Tidak Bebankan Pelaku Usaha

Faizal Bakal Terapkan Pupuk Nitrobakteri di Kaubun

Oktober 31, 2023

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer