RUANGKALTIM.COM, KUBAR – PT Kruing Lestari Jaya (THA Group), tengah mengembangkan program penanaman jagung seluas 5 hektar di dalam lokasi Borneo Integrated Farming Area (BIFA) milik Brigif TP 85/BTC Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Ini merupakan sinergi antara PT Kruing Lestari Jaya (TH Group) bersama TNI-Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui budidaya tanaman jagung.
Untuk mendukung program ini, PT Kruing Lestari Jaya (THA Group) telah menyediakan 90 kilogram bibit jagung. Selain itu, perusahaan juga menyediakan pupuk urea 1.000 kilogram, NPK 1.250 kilogram serta Herbisida 10 liter, Insektisida 3 liter, fungisida 3 liter dan rodentisida 20 kilogram.
Pada penanaman perdana di lahan BIFA, sekira 200 kilogram pupuk NPK telah diaplikasikan guna mendukung pertumbuhan jagung yang telah ditanam. Kegiatan tanam Jagung Bersama Kuartal II Tahun 2026, di lokasi BIFA yang berlangsung Sabtu lalu, 6 Juni 2026, turut dihadiri Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Infanteri Alzaki. SE. MM. MBA. MMAS. bersama Kapolres Kutai Barat yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Subari. S.Sos. MH serta Pejabat Utama Polres Kutai Barat, Manajemen PT Kruing Lestari Jaya, Kapolsek Siluq Ngurai, Kapolsek Jempang, Kapolsek Muara Lawa, Wadan Yonif TP 827/MCY, Camat Jempang, Camat Muara Tae dan Gapoktan Mitra Kenohan Sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari menyampaikan, kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kutai Barat dan sekitarnya tetap terjaga.
“Melalui pemanfaatan lahan di kawasan BIFA ini, kami berharap dapat memicu semangat kemandirian pangan. Sinergi antara Polres Kutai Barat dan Brigif 85/BTC ini membuktikan bahwa TNI dan Polri selalu hadir bersama-sama, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung kesejahteraan rakyat melalui sektor pertanian,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Infanteri Alzaki, menyambut baik inisiatif dan kolaborasi ini. Ia menegaskan, satuan Brigif TP 85/BTC berkomitmen untuk terus membina wilayah dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada di dalam BIFA untuk bisa ditanami jagung, berkolaborasi dengan Perusahaan-Perusahaan dan Kelompok Tani yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Sehingga dapat dikelola secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan hasil panen yang maksimal untuk masyarakat.
“Kami optimis program ini akan memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan produksi pangan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Barat,” sebutnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, program penanaman jagung ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan kosong di wilayah masing-masing, demi mewujudkan swasembada pangan yang tangguh di tingkat daerah hingga nasional. (rk)










