RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Menyediakan ruang publik yang sekadar indah dipandang mata saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur membeberkan standar ketat dan kriteria baku yang wajib dipenuhi sebuah kawasan agar resmi dinobatkan sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang aman dan representatif.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni, menjelaskan bahwa seluruh proses penilaian dan verifikasi fasilitas publik selalu mengacu secara ketat pada instrumen borang nasional. Aspek keamanan, kenyamanan, hingga aksesibilitas menjadi tolak ukur utama sebelum sebuah ruang publik dinyatakan layak bagi anak-anak.
“Tentu kita mengacu pada borang. Kalau di situ minimal ada lima permainan yang bisa digunakan untuk anak,” ungkapnya menjabarkan.
Tidak hanya perihal variasi wahana bermain, standar teknis lokasi juga menjadi perhatian krusial. Rita merinci, kawasan yang diusulkan harus memenuhi kriteria fisik yang higienis, ramah lingkungan, serta menjamin keselamatan anak dari ancaman bahaya lalu lintas di luar area.
“Kriterianya seperti, ruang itu aman, kemudian teduh, jauh dari jalan raya, terus tidak berbayar,” tegasnya.
Selain faktor lokasi dan keamanan eksternal, ketersediaan fasilitas penunjang di dalam kawasan turut menjadi poin penilaian mutlak. Sebuah taman yang dikategorikan ramah anak wajib dilengkapi dengan sarana sanitasi yang layak, terpisah, dan terjaga kebersihannya, serta fasilitas khusus bagi ibu menyusui guna mendukung hak anak secara menyeluruh.
“Kemudian untuk fasilitasnya, seperti tersedia toilet laki-laki dan perempuan serta bersih, ada kursi ASI, dan fasilitas penunjang lainnya. Kalau kita bicara secara detailnya seperti itu,” pungkas Rita.
Melalui standarisasi yang ketat dan terukur ini, Pemkab Kutim berharap ke depan semakin banyak ruang publik yang bertransformasi menjadi zona aman, ramah, dan inklusif, sehingga hak bermain serta tumbuh kembang anak-anak di daerah “Tuah Bumi Untung Banua” dapat terpenuhi secara optimal. (adv/yp)










