
RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Isu kestabilan pasokan energi listrik yang sempat mengalami gangguan di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Timur mendapat perhatian langsung dari kepala daerah. Pemerintah kabupaten memastikan bahwa penanganan dan perbaikan terhadap jaringan yang bermasalah kini sedang dikebut agar suplai listrik bagi masyarakat dapat segera pulih kembali dalam waktu dekat.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menjelaskan bahwa akar permasalahan gangguan kelistrikan ini bersumber dari sistem jaringan interkoneksi yang menghubungkan berbagai jalur suplai energi utama di daerah.
Terdapat beberapa titik sumber pasokan listrik yang memasok kebutuhan wilayah, mulai dari kawasan Tanjung Bara di Sangatta, wilayah Tenggarong di Kutai Kartanegara, wilayah Bontang hingga pasokan yang terhubung dari Banjarmasin.
Menurutnya, gangguan serentak yang terjadi pada beberapa sumber utama tersebut berdampak langsung terhadap kestabilan distribusi listrik di lapangan.
“Persoalannya karena interkoneksi. Lalu ada beberapa sumber di tempat lain. Ada empat sumber yang sedang mengalami gangguan,” ungkapnya.
Kendati demikian, di tengah tantangan teknis tersebut, Ardiansyah menyampaikan kabar baik khusus untuk wilayah Sangatta. Berdasarkan laporan koordinasi lintas wilayah yang diterima pihak kepemimpinan daerah, proses pemulihan di titik tersebut menunjukkan progres positif dan berangsur teratasi.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau proses perbaikan gardu maupun jaringan interkoneksi yang terdampak. Berdasarkan estimasi teknis, pemulihan layanan secara menyeluruh ditargetkan dapat tuntas dalam kurun waktu satu hingga dua pekan ke depan.
“Tapi khusus di Sangatta, alhamdulillah ini sudah mulai terselesaikan dengan baik. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua pekan ini sudah bisa normal kembali. Ada perbaikan atau semacamnya,” pungkasnya. (adv/yp)










