RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Di tengah meningkatnya ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap yang melanda wilayah Kutai Timur, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah taktis dan proaktif.
Bersinergi dengan berbagai instansi terkait, Satpol PP berkomitmen mengawal seluruh program penanggulangan bencana demi melindungi keselamatan masyarakat.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kutai Timur, Fata Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan personel secara konsisten setiap hari untuk siaga di garis depan posko penanganan darurat. Guna mengantisipasi kelelahan fisik di tengah medan tugas yang berat, sistem penugasan diatur secara disiplin menggunakan pola shift bergantian.
“Jadi Satpol PP berperan mendukung segala program yang dilaksanakan oleh pemerintah, terutama untuk karhutla. Kami setiap harinya menurunkan standby pasukan itu 30 orang yang di mana dibagi untuk posko Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, dan mereka setiap harinya itu berganti orang. Jadi kelelahan itu dapat kami hindarkan,” ujar Fata.
Ia merinci, fokus pengamanan dan patroli pengawasan saat ini memang lebih diintensifkan di dua wilayah kecamatan yang mencatatkan eskalasi kejadian cukup tinggi, yakni Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Kendati demikian, kesiapsiagaan tetap diberlakukan secara merata di seluruh kecamatan lain di Kutai Timur melalui pengerahan personel di tingkat kewilayahan.
“Untuk di kecamatan-kecamatan lain kita juga tugaskan. Cuma yang kita back-up sekarang ini yang di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan, karena memang banyak terjadi. Tapi yang jelas, di kecamatan lain personel kita siagakan,” tegasnya. (adv/yp)










