Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Kemeriahan Lom Plai Pikat Perwakilan Kemenparekraf, Beri Apresiasi dan Dorong Sinergitas Pemkab Serta Pemprov

Admin Redaksi by Admin Redaksi
April 22, 2024
Kemeriahan Lom Plai Pikat Perwakilan Kemenparekraf, Beri Apresiasi dan Dorong Sinergitas Pemkab Serta Pemprov

Salah satu atraksi adat Wehea, yang disajikan saat pelaksanaan Lom Plai 2024.

1.2k
VIEWS

Banner Kominfo baruRUANGKALTIM.COM, KUTIM – Tak perlu diragukan lagi, berbagai rangkaian kegiatan Lom Plai dipastikan telah memberikan multiplier effect terhadap banyak sektor. Terutama Tarian Long Diang Yun, yang dibawakan Sanggar Tari Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) berkolaborasi dengan muda-mudi Desa Nehas Liah Bing, menjadi suguhan atraksi menarik di Embob Jengea dan dilanjutkan Tarian Hudoq yang sebelumnya lebih dulu dilakukan ritual khusus suku Dayak Wehea. Apalagi menjadi puncak rangkaian kegiatan pesta adat dan budaya Lom Plai 2024 di Desa Nehas Liah Bing, Muara Wahau, Sabtu (20/4/2024).

Tari Long Diang Yung menceritakan kisah Putri Long Diang Yung yang zaman dulu saat padi keadaan kering, putri itu bisa menumbuhkan kembali di daerah Wahau Wehea. Long Diang Yung anak dari Diang Yung Ratu Dayak Wehea, yang mana Ratu Dayak Wehea itu mengorbankan anaknya hingga meneteskan darah demi menyuburkan kembali padi di wilayah Wehea. Tetesan darahnya itulah yang dapat mengalir ke tanah dan sampai tumbuh kembali padi yang ada di daerah Wahau.

Prosesi itu tergambarkan lewat Tarian Long Diang Yung, yang mampu dibawakan dengan rapi dan kompak oleh para penari. Hal ini pun mendapatkan respon positif dari Staf Bidang Pengembangan Bidang Usaha Kemenparekraf RI Masruroh.

“Kutai Timur sangat besar potensinya dari segala bidang. Mulai dari lagu Mars Kutim tadi sungguh menggugah semangat hingga Lom Plai menjadi gambaran sajian kearifan lokal,” katanya.

Baca Juga :

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Juni 25, 2026
Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Juni 25, 2026
Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Juni 15, 2026

Dia menegaskan, kekayaan daerah suku dayak Wehea ini harus dikomunikasikan. Mengangkat ide asli adat lewat event sangat tepat lanjut dimanifestasikan. Nilai-nilai adat menjadi kekuatan ekonomi daerah dengan adanya upacara adat yang meningkatkan perekonomian daerah.

“Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim harus berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kutim. Terutama terhadap dampak pelaksanaan kegiatan di bidang ekonomi, seberapa jauh memberikan kontribusi untuk ekonomi daerah bahkan nasional. Saya tentunya akan lapor ke Menparekraf RI Bapak Sandiaga Uno, jika event semakin meningkat kunjungan wisatawan. Apalagi bisa mendatangkan wisatawan nasional hingga internasional,” tuturnya.

Apalagi sudah didukung publikasi dengan kekuatan sosial media (sosmed). Mulai dari konten kreator, selebgram, duta wisata hingga masyarakat yang semuanya menjadi duta wisata dalam memperkenalkan Lom Plai ke khalayak luas.

“Apalagi ini tahun kedua Lom Plai masuk di agenda Kemenparekraf RI dalam program Karisma Event Nusantara (KEN),” paparnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Adat Dayak Wehea Ledjie Taq mengutarakan, masyarakat adat Wehea sangat bangga Lom Plai masuk program KEN Kemenparekraf RI. Semua ini berkat bantuan pemerintah dan provinsi yang bekerja keras untuk Wehea. Bahu-membahu untuk kebanggaan Wehea, karena Lom Plai adat istiadat turun-temurun nenek moyang hingga sekarang, merupakan salah satu wujud syukur kepada alam dalam memberikan kehidupan yang layak ditinggali dan memberikan udara air dan tanah.

“Sehingga hasil pertanian dapat dinikmati,” singkatnya. (adv/rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove
Berita

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

by Admin Redaksi
Juni 25, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir dan laut, PT KPP Mining Distrik Indexim bersama PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Projects, berkolaborasi dengan...

Read more
Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Juni 25, 2026
Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Juni 15, 2026
Tingkatkan Kesadaran Autoimun, PAMA KPC dan Desa Siaga Swarga Bara Sukses Gelar Edukasi dan Donor Darah

Tingkatkan Kesadaran Autoimun, PAMA KPC dan Desa Siaga Swarga Bara Sukses Gelar Edukasi dan Donor Darah

Juni 15, 2026
Menuju Swasembada Daging, 11 Peternak Binaan LPB PAMA Banua Etam Ikut Pendampingan QCD Peternakan dan Sosialisasi Pembiayaan

Menuju Swasembada Daging, 11 Peternak Binaan LPB PAMA Banua Etam Ikut Pendampingan QCD Peternakan dan Sosialisasi Pembiayaan

Juni 12, 2026
Next Post
Indexim Coalindo

Bentuk Kepedulian Pada Masyarakat, Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kembali Digelar PT Indexim Coalindo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Hewan Kurban Bebas PMK, Jumlah Masuk Kutim Semakin Banyak

Hewan Kurban Bebas PMK, Jumlah Masuk Kutim Semakin Banyak

Juni 8, 2023
Menanam Harapan dari Pekarangan: Gotong Royong ala Joko Purnomo

Menanam Harapan dari Pekarangan: Gotong Royong ala Joko Purnomo

April 24, 2026
Minta Percepat DOB Kecamatan Sangsaka, Dukungan Semua Pihak Dibutuhkan

Tak Miliki Kewenangan Bantu Nelayan Laut, Dewan: Daerah Lebih Memahami Kondisi Masing-masing

Oktober 31, 2023

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer