Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Dampingi Petani Mengendalikan OPT Padi, PAMA Kutim Dorong Alternatif Pengendalian Hama Terpadu Murah dan Ramah Lingkungan

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Oktober 15, 2025
Padi

instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., saat mendampingi para petani.

2.1k
VIEWS

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Keterbatasan modal dan akses terhadap pestisida yang mahal, menjadi persoalan utama bagi petani padi di Kutai Timur. Pola budidaya yang kurang terencana pun turut memperparah masalah. Memicu serangan hama yang merugikan seperti tikus, penggerek batang, dan walang sangit.

Merespons tantangan tersebut, PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project menggandeng Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra melalui Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Banua Etam (LPB Pama Banua Etam) meluncurkan program pendampingan yang intensif.

Program bertajuk Pendampingan Pengenalan & Penanggulangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) ini, menyasar 10 UMKM petani binaan Astra di dua lokasi, yakni Sangatta Selatan dan Bengalon.

“Petani perlu diberikan pilihan-pilihan yang mereka bisa akses dalam mengendalikan hama penyakit tanaman,” ujar CSR PAMA Jobsite KPC Coal Mining Project Ishak Pardede.

Baca Juga :

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

September 30, 2026
PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

September 16, 2026
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026

Menurutnya, pendekatan yang ramah lingkungan dipercaya akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih baik bagi hasil panen. Pendampingan yang berlangsung sejak 31 Juli hingga 13 September 2025 ini, dipimpin oleh instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., seorang dosen dari STIPER Kutai Timur.

Dalam setiap sesinya, Ramlah menekankan pentingnya pengendalian hama terpadu yang tidak hanya fokus pada satu jenis hama.

“Mengendalikan hama perlu melihat dampak upaya yang dilakukan secara lebih luas. Jangan sampai upaya yang dilakukan oleh petani justru meningkatkan populasi hama yang lain,” terangnya.

Para petani menyambut baik program tersebut. Suparti, salah satu petani peserta, mengungkapkan selama ini tingkat serangan tikus cukup tinggi di sawah.

“Pendampingan ini memberikan kami alternatif pengendalian hama yang mudah dilakukan,” ungkapnya.

Padi
Momen kebersamaan setelah rangkaian kegiatan.

Saat pendampingan, petani diajak mengevaluasi proses pengendalian OPT Padi Sawah yang sudah dilakukan. Ditemukan bahwa petani masih belum memahami penggunaan jenis pestisida, dan peran rantai makanan dalam ekosistem sawahnya.

Instruktur pun mendorong para petani untuk memahami hal-hal tersebut, agar pengendalian OPT menjadi lebih efektif, bukan malah sebaliknya yang dapat merugikan petani.

Koordinator LPB Pama Banua Etam, Hendra optimistis program ini akan membawa perubahan signifikan.

“Kami berupaya memberikan opsi-opsi yang lebih mudah diterapkan oleh para petani. Kami ingin petani padi sawah punya produktivitas yang lebih baik, naik dari 4 ton per hektar menjadi 6 ton per hektar dulu,” tuturnya.

Program pendampingan yang diinisiasi PAMA ini, bukan sekadar pelatihan teknis. Melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat mengubah paradigma petani dalam mengelola pertanian. Selama ini, ketergantungan pada pestisida kimia menjadi solusi instan yang sering kali menimbulkan masalah baru.

OPT PADI PAMA 3

Dengan mengenalkan metode pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan, petani diajak untuk berpikir lebih holistik. Mereka belajar memahami siklus hidup hama dan menemukan solusi berkelanjutan yang tidak merusak keseimbangan alam.

Tidak hanya menghemat biaya operasional, karena tidak perlu membeli pestisida mahal. Tetapi juga menciptakan lingkungan sawah yang lebih sehat dan subur, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani secara signifikan. (rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga
Berita

PT Indexim Coalindo Resmikan Masjid Nurul Qomar dan Akses Air Bersih bagi 500 Rumah Tangga

by Admin Redaksi
September 30, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, meresmikan Masjid Nurul Qomar di Desa Baay sekaligus sambungan akses air bersih bagi 500 rumah tangga di Desa Pengadan, Kecamatan...

Read more
PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

PT Indexim Coalindo Berangkatkan Umrah 10 Marbot Desa Lingkar Tambang 

September 16, 2026
Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026
Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

Belum Tersertifikasi, DP3A Geber Percepatan Standarisasi Sekolah Ramah Anak

September 9, 2026
Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

Angka Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini Masih Tinggi, KLA Kutim Stagnan di Madya

September 9, 2026
Next Post
Petani

PAMA dan YDBA Tingkatkan Kapasitas Petani Bengalon Lewat Pelatihan OPT Pertanian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Reses April, Joni Banyak Jumpai Permintaan Pupuk

Jalan di Rantau Pulung Rusak, Joni: Truk Perusahaan Penyebabnya

Juni 7, 2023
Tekan Pelanggaran Ketertiban Umum dengan Perda Baru, Siang Geah: Masyarakat Harus Lebih Tertib

Tekan Pelanggaran Ketertiban Umum dengan Perda Baru, Siang Geah: Masyarakat Harus Lebih Tertib

Juli 9, 2024
PT Indexim Coalindo

Latihkan Pembuatan MOL Pada Petani, PT Indexim Coalindo Edukasi Penggunaan Limbah Bernilai Tambah Ekonomi

Februari 9, 2025

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer