Minggu, September 13, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Dampingi Petani Mengendalikan OPT Padi, PAMA Kutim Dorong Alternatif Pengendalian Hama Terpadu Murah dan Ramah Lingkungan

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Oktober 15, 2025
Padi

instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., saat mendampingi para petani.

2.1k
VIEWS

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Keterbatasan modal dan akses terhadap pestisida yang mahal, menjadi persoalan utama bagi petani padi di Kutai Timur. Pola budidaya yang kurang terencana pun turut memperparah masalah. Memicu serangan hama yang merugikan seperti tikus, penggerek batang, dan walang sangit.

Merespons tantangan tersebut, PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project menggandeng Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra melalui Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Banua Etam (LPB Pama Banua Etam) meluncurkan program pendampingan yang intensif.

Program bertajuk Pendampingan Pengenalan & Penanggulangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) ini, menyasar 10 UMKM petani binaan Astra di dua lokasi, yakni Sangatta Selatan dan Bengalon.

“Petani perlu diberikan pilihan-pilihan yang mereka bisa akses dalam mengendalikan hama penyakit tanaman,” ujar CSR PAMA Jobsite KPC Coal Mining Project Ishak Pardede.

Baca Juga :

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

September 11, 2026
Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

September 9, 2026
Siapkan SDM Siap Kerja, PAMA KPCS Sosialisasikan Pola hidup Sehat di SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara

Siapkan SDM Siap Kerja, PAMA KPCS Sosialisasikan Pola hidup Sehat di SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara

Agustus 31, 2026

Menurutnya, pendekatan yang ramah lingkungan dipercaya akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih baik bagi hasil panen. Pendampingan yang berlangsung sejak 31 Juli hingga 13 September 2025 ini, dipimpin oleh instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., seorang dosen dari STIPER Kutai Timur.

Dalam setiap sesinya, Ramlah menekankan pentingnya pengendalian hama terpadu yang tidak hanya fokus pada satu jenis hama.

“Mengendalikan hama perlu melihat dampak upaya yang dilakukan secara lebih luas. Jangan sampai upaya yang dilakukan oleh petani justru meningkatkan populasi hama yang lain,” terangnya.

Para petani menyambut baik program tersebut. Suparti, salah satu petani peserta, mengungkapkan selama ini tingkat serangan tikus cukup tinggi di sawah.

“Pendampingan ini memberikan kami alternatif pengendalian hama yang mudah dilakukan,” ungkapnya.

Padi
Momen kebersamaan setelah rangkaian kegiatan.

Saat pendampingan, petani diajak mengevaluasi proses pengendalian OPT Padi Sawah yang sudah dilakukan. Ditemukan bahwa petani masih belum memahami penggunaan jenis pestisida, dan peran rantai makanan dalam ekosistem sawahnya.

Instruktur pun mendorong para petani untuk memahami hal-hal tersebut, agar pengendalian OPT menjadi lebih efektif, bukan malah sebaliknya yang dapat merugikan petani.

Koordinator LPB Pama Banua Etam, Hendra optimistis program ini akan membawa perubahan signifikan.

“Kami berupaya memberikan opsi-opsi yang lebih mudah diterapkan oleh para petani. Kami ingin petani padi sawah punya produktivitas yang lebih baik, naik dari 4 ton per hektar menjadi 6 ton per hektar dulu,” tuturnya.

Program pendampingan yang diinisiasi PAMA ini, bukan sekadar pelatihan teknis. Melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat mengubah paradigma petani dalam mengelola pertanian. Selama ini, ketergantungan pada pestisida kimia menjadi solusi instan yang sering kali menimbulkan masalah baru.

OPT PADI PAMA 3

Dengan mengenalkan metode pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan, petani diajak untuk berpikir lebih holistik. Mereka belajar memahami siklus hidup hama dan menemukan solusi berkelanjutan yang tidak merusak keseimbangan alam.

Tidak hanya menghemat biaya operasional, karena tidak perlu membeli pestisida mahal. Tetapi juga menciptakan lingkungan sawah yang lebih sehat dan subur, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani secara signifikan. (rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka
Berita

Cegah Karhutla Meluas, PT SKP dan CNL Bantu Warga Padamkan Api di Desa Saka

by Admin Redaksi
September 11, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Kebakaran lahan di Dusun Tungkap, Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, mengancam kebun dan lahan warga di sekitar lokasi. Api yang berpotensi meluas mendorong...

Read more
Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

Gandeng Insan Pers, Kejari Kutim Dirikan Forwaka Demi Informasi Hukum yang Akurat

September 9, 2026
Siapkan SDM Siap Kerja, PAMA KPCS Sosialisasikan Pola hidup Sehat di SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara

Siapkan SDM Siap Kerja, PAMA KPCS Sosialisasikan Pola hidup Sehat di SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara

Agustus 31, 2026
Perkuat Pengelolaan Lingkungan, PAMA KPCS dan KKN Unmul Monitoring Bank Sampah

Perkuat Pengelolaan Lingkungan, PAMA KPCS dan KKN Unmul Monitoring Bank Sampah

Agustus 31, 2026
PAMA KPCS Salurkan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Sepaso Selatan

PAMA KPCS Salurkan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Sepaso Selatan

Agustus 31, 2026
Next Post
Petani

PAMA dan YDBA Tingkatkan Kapasitas Petani Bengalon Lewat Pelatihan OPT Pertanian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Sayangkan Dua Proyek MYC Tak Jalan, Hepnie: Berpotensi Jadi Silpa

Sayangkan Dua Proyek MYC Tak Jalan, Hepnie: Berpotensi Jadi Silpa

April 28, 2024
Program Beasiswa Harus Dirasakan Semua, DPRD Kutim Minta Disdikbud Perluas Lingkup Sosialiasi hingga Pelosok Daerah

Program Beasiswa Harus Dirasakan Semua, DPRD Kutim Minta Disdikbud Perluas Lingkup Sosialiasi hingga Pelosok Daerah

Juli 7, 2024
pilkada

Para Profesor Sepakat Edi Damansyah Bisa Maju Pilkada Kukar 2024

Agustus 30, 2023

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer