Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

Dampingi Petani Mengendalikan OPT Padi, PAMA Kutim Dorong Alternatif Pengendalian Hama Terpadu Murah dan Ramah Lingkungan

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Oktober 15, 2025
Padi

instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., saat mendampingi para petani.

2.1k
VIEWS

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Keterbatasan modal dan akses terhadap pestisida yang mahal, menjadi persoalan utama bagi petani padi di Kutai Timur. Pola budidaya yang kurang terencana pun turut memperparah masalah. Memicu serangan hama yang merugikan seperti tikus, penggerek batang, dan walang sangit.

Merespons tantangan tersebut, PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project menggandeng Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra melalui Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Banua Etam (LPB Pama Banua Etam) meluncurkan program pendampingan yang intensif.

Program bertajuk Pendampingan Pengenalan & Penanggulangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) ini, menyasar 10 UMKM petani binaan Astra di dua lokasi, yakni Sangatta Selatan dan Bengalon.

“Petani perlu diberikan pilihan-pilihan yang mereka bisa akses dalam mengendalikan hama penyakit tanaman,” ujar CSR PAMA Jobsite KPC Coal Mining Project Ishak Pardede.

Baca Juga :

Ibu Balita di Kaubun Antusias Ikuti Seminar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak Gelaran PT Indexim Coalindo 

Ibu Balita di Kaubun Antusias Ikuti Seminar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak Gelaran PT Indexim Coalindo 

Agustus 4, 2026
Didukung PT Indexim Coalindo, Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 Resmi Dibuka

Didukung PT Indexim Coalindo, Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 Resmi Dibuka

Agustus 3, 2026
Sekolah Lansia Libatkan Tenaga Ahli, DPPKB Kutim Beri Edukasi Kesehatan dan Keterampilan Hidup Diusia Senja

Sekolah Lansia Libatkan Tenaga Ahli, DPPKB Kutim Beri Edukasi Kesehatan dan Keterampilan Hidup Diusia Senja

Agustus 1, 2026

Menurutnya, pendekatan yang ramah lingkungan dipercaya akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih baik bagi hasil panen. Pendampingan yang berlangsung sejak 31 Juli hingga 13 September 2025 ini, dipimpin oleh instruktur ahli Ramlah, S.P., M.P., seorang dosen dari STIPER Kutai Timur.

Dalam setiap sesinya, Ramlah menekankan pentingnya pengendalian hama terpadu yang tidak hanya fokus pada satu jenis hama.

“Mengendalikan hama perlu melihat dampak upaya yang dilakukan secara lebih luas. Jangan sampai upaya yang dilakukan oleh petani justru meningkatkan populasi hama yang lain,” terangnya.

Para petani menyambut baik program tersebut. Suparti, salah satu petani peserta, mengungkapkan selama ini tingkat serangan tikus cukup tinggi di sawah.

“Pendampingan ini memberikan kami alternatif pengendalian hama yang mudah dilakukan,” ungkapnya.

Padi
Momen kebersamaan setelah rangkaian kegiatan.

Saat pendampingan, petani diajak mengevaluasi proses pengendalian OPT Padi Sawah yang sudah dilakukan. Ditemukan bahwa petani masih belum memahami penggunaan jenis pestisida, dan peran rantai makanan dalam ekosistem sawahnya.

Instruktur pun mendorong para petani untuk memahami hal-hal tersebut, agar pengendalian OPT menjadi lebih efektif, bukan malah sebaliknya yang dapat merugikan petani.

Koordinator LPB Pama Banua Etam, Hendra optimistis program ini akan membawa perubahan signifikan.

“Kami berupaya memberikan opsi-opsi yang lebih mudah diterapkan oleh para petani. Kami ingin petani padi sawah punya produktivitas yang lebih baik, naik dari 4 ton per hektar menjadi 6 ton per hektar dulu,” tuturnya.

Program pendampingan yang diinisiasi PAMA ini, bukan sekadar pelatihan teknis. Melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat mengubah paradigma petani dalam mengelola pertanian. Selama ini, ketergantungan pada pestisida kimia menjadi solusi instan yang sering kali menimbulkan masalah baru.

OPT PADI PAMA 3

Dengan mengenalkan metode pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan, petani diajak untuk berpikir lebih holistik. Mereka belajar memahami siklus hidup hama dan menemukan solusi berkelanjutan yang tidak merusak keseimbangan alam.

Tidak hanya menghemat biaya operasional, karena tidak perlu membeli pestisida mahal. Tetapi juga menciptakan lingkungan sawah yang lebih sehat dan subur, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani secara signifikan. (rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

Ibu Balita di Kaubun Antusias Ikuti Seminar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak Gelaran PT Indexim Coalindo 
Berita

Ibu Balita di Kaubun Antusias Ikuti Seminar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak Gelaran PT Indexim Coalindo 

by Admin Redaksi
Agustus 4, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Sebanyak 74 ibu balita dan kader Posyandu se-Kecamatan Kaubun mengikuti Seminar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak yang diselenggarakan PT Indexim Coalindo di Gedung Serba Guna...

Read more
Didukung PT Indexim Coalindo, Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 Resmi Dibuka

Didukung PT Indexim Coalindo, Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 Resmi Dibuka

Agustus 3, 2026
Sekolah Lansia Libatkan Tenaga Ahli, DPPKB Kutim Beri Edukasi Kesehatan dan Keterampilan Hidup Diusia Senja

Sekolah Lansia Libatkan Tenaga Ahli, DPPKB Kutim Beri Edukasi Kesehatan dan Keterampilan Hidup Diusia Senja

Agustus 1, 2026
Pelatihan Menjahit Tahap 2, PT Indexim Coalindo Tingkatkan Kompetensi Kelompok Konveksi Kaliorang Jaya 

Pelatihan Menjahit Tahap 2, PT Indexim Coalindo Tingkatkan Kompetensi Kelompok Konveksi Kaliorang Jaya 

Juli 31, 2026
Benteng Generasi Muda, SMPN 3 Sangatta Utara Tularkan Praktik Baik SSK Antar Sekolah 

Benteng Generasi Muda, SMPN 3 Sangatta Utara Tularkan Praktik Baik SSK Antar Sekolah 

Juli 31, 2026
Next Post
Petani

PAMA dan YDBA Tingkatkan Kapasitas Petani Bengalon Lewat Pelatihan OPT Pertanian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan, Dispora Kutim Gelar Seminar Transformasi Mahasiswa

Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan, Dispora Kutim Gelar Seminar Transformasi Mahasiswa

November 27, 2024
beasiswa

Luncurkan Beasiswa INDESMART, PT Indexim Coalindo Salurkan Pada Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Tiga Kecamatan

Desember 20, 2024
Pelatihan konveksi

Pelatihan Konveksi PT Indexim Coalindo Berakhir, Kadistransnaker Kutim Tegaskan Siap Berkolaborasi untuk Masyarakat

Agustus 22, 2025

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer