RUANGKALTIM.COM, JAKARTA – Komitmen PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh Distrik KPCS (Kutim), PAMA berhasil menyabet penghargaan kategori Gold pada ajang Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Bidakara Hotel Jakarta, Rabu (17/12/2025).
PAMA dinilai sukses dalam mengimplementasikan pilar sosial Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program unggulannya, yakni Optimalisasi Program Pelatihan Kewirausahaan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kutai Timur. Penghargaan ini diberikan setelah melalui serangkaian proses penilaian dan verifikasi ketat terhadap dampak program yang dijalankan PAMA di wilayah operasionalnya di Kutai Timur.
Program pelatihan kewirausahaan ini dirancang khusus, untuk membekali siswa SLB dengan keterampilan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar. Lebih dari sekadar pelatihan, inisiatif ini bertujuan menanamkan mental kemandirian. Sehingga para siswa memiliki bekal kemampuan (skill) yang mumpuni dan siap diaplikasikan setelah mereka menyelesaikan masa sekolah.
Terpisah, Agung Dwi perwakilan manajemen PT Pamapersada Nusantara, mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan SLB Negeri Kutai Timur merupakan salah satu fokus utama program pengembangan masyarakat (CSR) PAMA Distrik KPCS.
Menurut Agung, program ini berangkat dari visi perusahaan untuk menciptakan kesetaraan peluang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Fokus utama kami di PAMA Distrik KPCS adalah bagaimana mencetak lulusan SLB yang tidak hanya mandiri, tetapi juga bertalenta dan memiliki daya saing,” ujar Agung.
Ia menambahkan, PAMA ingin memastikan bahwa keterbatasan fisik atau intelektual tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk berkarya.
“Kami ingin membangun jembatan bagi adik-adik di SLB, agar setelah lulus nanti mereka memiliki keterampilan nyata yang bisa menjadi sumber penghidupan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi wirausahawan muda yang tangguh dan mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” tutup Agung.
Raihan Gold pada ISDA 2025 ini semakin mengukuhkan posisi PT Pamapersada Nusantara, sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada operasional pertambangan. Namun juga peduli pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial di area lingkar tambang. (rk)










