RUANG KALTIM.COM, KUTIM – PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan di lingkungan pendidikan. Kali ini perusahaan pertambangan batu bara itu menggelar pelatihan Basic Life Support (BLS) kepada 50 taruna-taruni SMKN 1 Bengalon, selasa lalu (18/11/2025).
Berlangsung di GSG Polsek Bengalon, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program PAMA Safe School. Sebuah inisiatif perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di sekolah. Pelatihan ini juga dipandu oleh tim CSR PAMA, yang diwakili Sri Supriadi serta SHE PAMA Bayu Darmawan.
Adapun materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar tentang pertolongan pertama, teknik CPR, penanganan choking, hingga langkah awal menghadapi kondisi gawat darurat sebelum tenaga medis tiba. Para peserta tidak hanya menerima penjelasan teori, namun juga melakukan praktik langsung untuk memastikan pemahaman yang lebih menyeluruh.
Waka Ketarunaan SMKN 1 Bengalon, Awaluddin, turut hadir menyaksikan jalannya kegiatan. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan PAMA dalam meningkatkan kesiapsiagaan pelajar.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi taruna-taruni kami. Pengetahuan tanggap darurat seperti ini sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Perwakilan CSR PAMA Sri Supriadi menegaskan, pelatihan BLS merupakan bagian penting dari kampanye keselamatan perusahaan.
“PAMA Safe School kami hadirkan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan siswa memiliki kemampuan dasar untuk menolong diri sendiri maupun orang lain saat keadaan darurat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bayu Darmawan dari SHE PAMA menambahkan, keterampilan BLS merupakan kompetensi dasar dalam penyelamatan jiwa.
“CPR dan penanganan choking adalah tindakan pertama yang sering kali menentukan keselamatan korban. Dengan membekali generasi muda, kita membangun budaya keselamatan sejak dini,” tuturnya.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti kegiatan. “Kami sangat senang belajar langsung cara memberikan pertolongan pertama. Ini baru pertama kali dan sangat bermanfaat,” ujar salah satu Taruna.
Melalui kegiatan ini, PT Pamapersada Nusantara berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun sekolah yang lebih tanggap, aman, dan memiliki literasi keselamatan yang kuat. Program PAMA Safe School akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan bersama mitra sekolah di wilayah operasional perusahaan. (rk)