Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Ruang Kaltim
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Ruang Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita

RS Muara Bengkal Kekurangan Tenaga Medis, Dewan Sarankan Koordinasi dengan Kemenkes

Admin Redaksi by Admin Redaksi
Mei 25, 2023
RS Muara Bengkal Kekurangan Tenaga Medis, Dewan Sarankan Koordinasi dengan Kemenkes

Wakil Ketua Komisi D Agusriansyah Ridwan.

3
VIEWS

BANNER DPRD

RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Meski telah diresmikan Januari lalu, namun pengoperasian Rumah Sakit (RS) Muara Bengkal masih dipenuhi dilema. Bagaimana tidak, butuh banyak hal yang harus dilengkapi. Terutama tenaga medis, karena dibutuhkan setidaknya 141 sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasikan RS Tipe D itu.

Sejauh ini, baru 23 tenaga medis yang bersedia ditugaskan di RS tersebut. Itu pun hasil mencomot dari Puskesmas setempat. Menanggapi ini, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan mengatakan, pemerintah harus segera mengambil terobosan yang lebih efisien dan efektif.

Dia pun meminta kepada pemkab, untuk menjalin kerja sama atau berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga dapat di publish secara nasional terkait pemetaan kebutuhan tenaga medis yang dibutuhkan di Kutai Timur.

Baca Juga :

Dewan Kecewa, TAPD Kutim Tiga Kali Mangkir Bahas Pergeseran APBD 2026

Dewan Kecewa, TAPD Kutim Tiga Kali Mangkir Bahas Pergeseran APBD 2026

Juli 3, 2026
Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Juni 25, 2026
Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Juni 25, 2026

“Terutama untuk memenuhi kebutuhan di RS Muara Bengkal. Termasuk RS Sangkulirang yang sampai sekarang masih sangat membutuhkan dokter spesialis,” katanya.

Dia meyakini, sinergitas yang dibangun bersama Kemenkes akan lebih memudahkan untuk memperoleh tenaga medis yang dibutuhkan.

“Apalagi tujuannya agar RS Muara Bengkal cepat dioperasikan,” tuturnya.

Terkait rencana penyesuaian pendapatan tenaga medis, terutama dokter spesialis. Dia menilai, itu menjadi standar kebutuhan dengan situasi dan kondisi yang ada di Kutim saat ini.

“Penyesuaian gaji itu harus dilakukan. Tidak seperti sekarang, Rp 40 juta per bulannya,” sebutnya.

Tak heran, kata dia, banyak dokter spesialis yang memilih membuka praktek secara mandiri maupun membuka praktek di RS Swasta. Menurutnya, komunikasi yang harus dibangun ulang.

“Pemerintah harus mendengarkan segala kebutuhan dan keluhan tenaga medis. Ini kan kebutuhan yang sangat krusial dan prioritas. Kalau memang tidak melanggar regulasi untuk meningkatkan pendapatan mereka, seharusnya memang dipikirkan. Karena kondisi geografis di Kutim berbeda dengan daerah lainnya,” terangnya.

Apalagi dengan adanya usulan kenaikan gaji menjadi Rp 60-70 juta. Hal itu dianggapnya sangat rasional untuk dokter spesialis. Mengingat kebutuhan tenaga medis yang bertugas di kawasan pedalaman berbeda dengan perkotaan.

“Masalah gaji memang harus diperhatikan. Meskipun para dokter ini sudah pernah di sumpah untuk mengabdi. Yang jelas, harus rasional. Kan kalau dokter buka praktek atau bertugas di kota dan bisa bekerja di beberapa RS, tentu penghasilan mereka bisa lebih besar,” ucapnya.

Kendati demikian, dia memberikan apresiasi karena pemerintah menawarkan beasiswa kepada putra-putri Kutim untuk berkuliah di Universitas Mulawarman (Unmul), dengan jurusan dokter, perawat, kesehatan masyarakat (kesmas) dan farmasi.

“Apalagi tujuannya untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis yang memang masih minim,” ujarnya.

Bahkan akan lebih efektif jika putra-putri daerah yang mengisi setiap RS di kabupaten ini. Kalau perlu dibuat sebuah perjanjian bahwa mereka akan dikembalikan ke kecamatan masing-masing setelah lulus.

“Tentunya itu perlu proses, karena untuk kebutuhan jangka panjang. Kalau sekarang, lebih baik bekerja sama dengan Kemenkes,” pungkasnya. (adv/rk)

Admin Redaksi

Admin Redaksi

Berita Terkait :

Dewan Kecewa, TAPD Kutim Tiga Kali Mangkir Bahas Pergeseran APBD 2026
Berita

Dewan Kecewa, TAPD Kutim Tiga Kali Mangkir Bahas Pergeseran APBD 2026

by Admin Redaksi
Juli 3, 2026
0

RUANGKALTIM.COM, KUTIM - Kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali disorot tajam oleh pihak legislatif. Pasalnya, rapat pembahasan pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah...

Read more
Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Sejalan dengan Program Pemkab Kutim, KPP dan PAMA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Miang Bersama Alien Mangrove

Juni 25, 2026
Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Binaan, PAMA Dukung Sekolah Hijau dan Berkelanjutan

Juni 25, 2026
Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Dorong Desa Muara Bengalon Jadi Kampung Iklim, DLH Kutim dan PT Pamapersada Nusantara Bersinergi

Juni 15, 2026
Tingkatkan Kesadaran Autoimun, PAMA KPC dan Desa Siaga Swarga Bara Sukses Gelar Edukasi dan Donor Darah

Tingkatkan Kesadaran Autoimun, PAMA KPC dan Desa Siaga Swarga Bara Sukses Gelar Edukasi dan Donor Darah

Juni 15, 2026
Next Post
Reses di Margo Mulyo dan Rantau Makmur, Joni: Bertahap Realisasikan Usulan Masyarakat

Kaltim Berduka, Ketua DPRD Kutim Ikut Kehilangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Wujud Komitmen Pemkab Kutim di Bidang Pendidikan, Mulyono: Anggaran BOSDA Naik Signifikan

Wujud Komitmen Pemkab Kutim di Bidang Pendidikan, Mulyono: Anggaran BOSDA Naik Signifikan

November 8, 2024
Proyek MYC

Dua Proyek MYC Tak Jalan, Arfan: Semoga Bisa Kembali Diusulkan Tahun Depan

Mei 12, 2024
Petani

Raup Omset Bulanan Rp 2,1 Miliar, Madnuh Waspadai Petani Kakao Bergeser ke Sawit 

Februari 12, 2023

Browse by Category

  • Berita
  • DISKOMINFO KUTIM
  • DPRD KUTIM
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perekonomian
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Utama
Ruang Kaltim

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
    • Utama
    • Kalimantan Timur
    • Kutai Timur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa

© 2023 RUANGKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
footer