
RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Keselamatan warga dari bahaya kebakaran menjadi salah satu isu krusial yang diangkat dalam Reses I Persidangan ke I Tahun 2025/2026, Gang Pelangi 2, Teluk Lingga, Sabtu malam (29/11/2035). Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi menyoroti adanya kesenjangan antara regulasi dan ketersediaan fasilitas di masyarakat.
Menurutnya, Kutim telah memiliki peraturan daerah (Perda) yang bertujuan mendorong partisipasi dan kewaspadaan warga terhadap bahaya api. Namun, partisipasi ini harus didukung oleh fasilitas memadai.
“Di dalam Perda itu bagaimana bisa mendorong partisipasi semua warga, untuk waspada terhadap bahaya kebakaran. Jadi kalau terkait dengan kebakaran, semua pihak bisa bergerak cepat. Itu yang paling utama,” ujar Jimmi.
Ia menambahkan, fasilitas alat pemadam api ringan (APAR) harus didukung oleh pemerintah. Sebab tidak semua warga mampu membeli secara pribadi.
“Fasilitas yang dimiliki sektor industri, seperti hotel, juga tidak dapat digunakan untuk kepentingan umum,” sebutnya.
Disinggung mengenai pelatihan bagi warga, Jimmi memastikan bahwa edukasi akan diberikan kepada masyarakat yang terlibat. Namun, ia menekankan peran paling vital masyarakat saat terjadi musibah bukanlah memadamkan api secara langsung, melainkan menjamin kelancaran petugas.
“Pasti akan ada pelatihan untuk melibatkan masyarakat. Terutama yang paling penting mengamankan jalan dulu ketika terjadi kebakaran. Artinya, persiapan dini masyarakat adalah memastikan akses jalan bagi mobil pemadam kebakaran tidak terhalang,” jelasnya.
Meski didorong untuk waspada dan siap siaga, Politisi PKS itu mengingatkan adanya batasan hukum dan risiko yang harus dipahami masyarakat terkait penanganan kebakaran profesional.
“Secara hukum memang tidak diperbolehkan masyarakat terlibat langsung melakukan pemadaman. Terutama untuk yang menggunakan fasilitas pemadam kebakaran, karena itu beresiko,” tuturnya.
Kedepannya, masyarakat diharapkan memiliki persiapan dini. Mulai dari menjaga akses jalan hingga upaya penanggulangan awal.
“Sambil menunggu tim pemadam kebakaran tiba,” pungkasnya. (adv/rk)










