
RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), untuk konsisten dan segera menuntaskan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (Spamdes). Program infrastruktur dasar ini menjadi salah satu janji yang harus segera direalisasikan, terutama yang masuk dalam skema multi years contract (MYC).
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kutim Pandi Widiarto. Menurutnya, Spamdes merupakan infrastruktur dasar yang tak boleh terlupakan. Sebab Spamdes adalah bagian krusial dari pemenuhan hak dasar masyarakat. Mereka berharap tidak ada lagi desa di Kutim yang terisolasi dan belum teraliri air bersih.
“Spamdes ini kan bagian dari infrastruktur dasar masyarakat. Kita berharap tidak ada lagi daerah-daerah yang belum teraliri air bersih,” ujarnya.
Dorongan ini ditujukan agar pemerintah daerah terus memegang teguh berkomitmen. Sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah dan 50 program prioritas yang telah dicanangkan. Pandi secara tegas meminta sumber air baku dapat dijangkau dan dialirkan hingga ke desa-desa.
Meskipun tidak memberikan batas waktu (target) spesifik, pihaknya memastikan akan mendukung penuh jadwal yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
“Namun, fokus utamanya adalah mengoptimalkan realisasi proyek yang sudah masuk dalam skema pendanaan jangka panjang,” imbuhnya.
Selain itu, Ketua Fraksi Demokrat itu menyoroti adanya satu kegiatan Spamdes yang tercantum dalam program MYC. Pihaknya akan memantau ketat agar proyek tersebut berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat maksimal.
“Itu yang kita mau optimalkan. Artinya jangan sampai realisasi yang sudah diprogramkan itu tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Kita mau semua program yang menjadi program strategis MYC itu, manfaatnya harus bisa dirasakan masyarakat,” tegas Pandi.
Dorongan DPRD ini menegaskan bahwa dana yang dialokasikan dalam skema MYC, harus benar-benar menghasilkan manfaat nyata. Salah satunya ketersediaan air bersih bagi warga desa, sehingga tidak hanya sekedar memenuhi target administrasi proyek. (adv/rk)










