RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik atau pertumbuhan angka-angka ekonomi semata. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi paling utama. Hal ini dibuktikan dengan tren positif peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memaparkan bahwa capaian IPM Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2025 lalu berhasil menyentuh angka 76,48. Angka tersebut merefleksikan perbaikan kualitas hidup masyarakat yang semakin merata, ditopang oleh kemajuan signifikan di sektor pendidikan, peningkatan derajat kesehatan, serta standar hidup layak yang terus terdongkrak di seluruh penjuru “Bumi Untung Benua”.
“IPM kita tahun 2025 mencapai 76,48. Capaian ini menunjukkan terus meningkatnya kualitas pembangunan manusia, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun standar hidup layak. Kita berkomitmen agar peningkatan kualitas manusia menjadi pondasi utama pembangunan,” ujarnya.
Tidak ingin berpuas diri dengan capaian tersebut, Pemkab Kutim telah merumuskan target lanjutan yang terukur dan progresif dalam dokumen perencanaan daerah. Pada dokumen Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, IPM Kutai Timur dipatok untuk terus mendaki pada kisaran 76,70 hingga 76,90.
Sementara itu, dalam proyeksi perencanaan RKPD Tahun 2027 mendatang, target IPM ditargetkan kembali mengalami lompatan signifikan hingga menembus angka 77,00 sampai 77,30.
Ardiansyah menegaskan bahwa seluruh instrumen kebijakan dan alokasi anggaran yang digelontorkan diarahkan secara presisi agar orientasi pembangunan daerah benar-benar berpusat pada kesejahteraan manusia.
Pemerintah daerah bertekad memastikan bahwa setiap program kerja tidak hanya melahirkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, tetapi juga mencetak generasi Kutai Timur yang lebih sehat, cerdas, berdaya saing tinggi, serta memiliki produktivitas dan kualitas hidup yang semakin prima.
“Kita ingin pembangunan Kutai Timur tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghasilkan manusia yang semakin sehat, semakin berpendidikan, semakin produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik,” pungkasnya. (adv/yp)










