RUANGKALTIM.COM, KUTIM — Geliat persiapan kontingen Kabupaten Kutai Timur menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 Tahun 2026 kian matang. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur secara tegas memasang target tinggi dan penuh percaya diri untuk menembus posisi tiga besar klasemen akhir perolehan medali.
Keyakinan tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, usai mendampingi Bupati dalam rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Menurutnya, seluruh cabang olahraga (cabor) andalan daerah saat ini telah melalui proses pendataan, inventarisasi kesiapan, serta sinkronisasi program latihan secara terstruktur.
“Target Porprov, optimis tiga besar. Persiapan untuk cabor kita sudah siap semua, sudah kita data, sudah kita inventarisir kesiapan-kesiapan kita. Kita sinkronkan dengan cabang tanding-cabang tanding yang ada. Kita optimis tiga besar,” ujar penuh optimis (2/10/2026).
Dirinya yang sekaligus Ketua Kontingen menjelaskan, target spesifik telah dipatok untuk masing-masing cabor berdasarkan hasil evaluasi dari serangkaian rapat koordinasi intensif yang telah digelar sebelumnya. Fokus utama saat ini adalah mendongkrak performa para atlet yang sebelumnya meraih medali perak agar memiliki daya dorong maksimal untuk mengkonversikannya menjadi kepingan medali emas. Berbagai program uji tanding (try out) juga telah dan sedang digeber demi mematangkan mental bertanding para atlet.
“Untuk masing-masing cabor ada targetnya semua. Sudah kemarin mungkin kita dua kali rapat sudah tercatat semua. Cuman memang ada beberapa yang perlu kita maksimalkan, misalnya perak-perak yang potensial untuk jadi emas, kita maksimalkan. Insyaallah mudah-mudahan bisa tercapai, walaupun berat ya kita optimis,” tambahnya.
Menyinggung aspek finansial yang kerap menjadi kunci sukses pembinaan olahraga prestasi, Mahyunadi memastikan bahwa dukungan anggaran bagi kontingen Kutim berada dalam kondisi aman dan tanpa kendala berarti. Selain alokasi dari APBD, pemerintah daerah juga menggandeng sektor swasta melalui skema dukungan perusahaan atau bapak angkat cabor.
“Soal anggaran kita clear, nggak ada masalah. Kalau anggaran sponsor dari perusahaan itu ada, dan hari ini rencananya baru mau saya rapatkan dengan beberapa perusahaan terkait masalah bapak angkat dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Ketika ditanya mengenai cabang olahraga yang diandalkan untuk mendulang pundi-pundi medali emas, Mahyunadi menyebutkan beberapa cabor beladiri unggulan seperti Tarung Derajat dan Pencak Silat. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa seluruh cabor yang dikirimkan memiliki peran dan potensi besar yang sama kuatnya untuk mengharumkan nama Kutai Timur di kancah regional. (adv/yp)










