
RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Reses Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2025/2026 yang dilaksanakan di RT 02 dan 03 Gang Dayung 2, Teluk Lingga, mengungkap kompleksitas persoalan infrastruktur dasar di kawasan padat penduduk. Wakil Ketua I DPRD Kutim Sayid Anjas, menyebut masalah drainase menjadi aspirasi utama yang memerlukan perhatian khusus.
Anjas mengakui bahwa wilayah Dayung telah dilintasi oleh program multi years contract (MYC) sebelumnya. Meski begitu, drainase yang ada masih belum sempurna dan memerlukan penyempurnaan di sisi kiri.
“Aspirasi di RT 02 dan 03 cukup kompleks, karena pemukiman padat penduduk. Drainase di Dayung ini memang menjadi perhatian khusus,” ungkapnya, Senin malam (1/12/2025).
Drainase ini, lanjutnya, berfungsi sebagai tulang punggung yang menampung limpasn air dari seluruh RT 02 dan RT 03. Sayangnya, kepadatan penduduk menyebabkan drainase tersumbat dan tidak berfungsi normal. Sehingga berujung genangan dan banjir.
Meskipun wacana jangka panjang mengarah pada pembangunan Polder (kolam retensi) untuk menampung air, Politikus Golkar itu menekankan bahwa kebutuhan rutin dan paling mendesak saat ini adalah normalisasi dan pembersihan total.
“Percuma juga kalau ada drainase besar tapi tersumbat. Makanya perlu untuk menjadi perhatian khusus pemerintah, supaya bisa dinormalisasi segera,” tegasnya. 

Selain drainase, isu keamanan dan penerangan jalan umum (PJU) juga disuarakan warga. Salah satunya pengadaan CCTV dan lampu penerangan jalan.
Anjas mengapresiasi RT setempat karena masalah ini sudah diatasi dengan memanfaatkan dana RT Rp 250 juta. Ia menekankan bahwa program dewan (Pokok Pikiran Anggota DPRD) akan bertindak sebagai dukungan pelengkap.
“Jangan sampai ini beririsan sama pikir dewan. Nanti kalau dalam pelaksanaan anggarannya kurang, baru DPRD bisa menambahkan melalui alokasi pikir,” jelas Sayid Anjas, menegaskan sinergi pendanaan.
Anjas menunjukkan komitmennya yang telah terealisasi di lokasi tersebut. Pada tahun 2024, telah diwujudkan bantuan berupa dua musala, empat proyek drainase, dan pekerjaan semenisasi jalan. Hal ini menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat terus ditindaklanjuti. (adv/rk)










