RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Beberapa waktu lalu, curah hujan tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berlangsung berhari-hari, membuat limpasan air sungai naik signifikan. Hal ini berdampak pada banjir yang merendam sebagian bantaran Sungai Sangatta.
Menyikapi hal ini, PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project pun menyalurkan 75 paket sembako kepada warga Desa Swarga Bara terdampak banjir, pada 6 Februari 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kondisi banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan di wilayah Sangatta dan sekitarnya.
Penyaluran bantuan sembako ini ditujukan untuk membantu meringankan beban warga terdampak. Terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar. Khususnya bagi warga Desa Swarga Bara, yang mengalami gangguan aktivitas sehari-hari akibat genangan air.
Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Desa Swarga Bara, untuk kemudian disalurkan kepada warga setempat. Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat perusahaan terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah operasional dan sekitarnya. Penyaluran bantuan dilakukan secara tertib dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga.
CSR Dept Head PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project, Agung Jati mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga. Perusahaan berupaya hadir dan memberikan dukungan di tengah kondisi darurat yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari peran sosial perusahaan dalam mendukung ketahanan masyarakat. Khususnya saat menghadapi situasi seperti saat ini.
“Koordinasi dengan aparat desa dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat dan sesuai kebutuhan,” kata Agung.
Pihaknya berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Swarga Bara. Perusahaan juga akan terus memantau kondisi di lapangan, serta siap berkoordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan dukungan lanjutan.
“Semoga banjir segera surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tutupnya. (rk)









