
RUANGKALTIM.COM, KUTIM – Kritikan demi kritikan terhadap kinerja pemerintah daerah kerap muncul di tengah masyarakat. Apalagi terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat lambat. Baik pelaksanaannya hingga pengerjaan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Masdari Kidang mendesak Pemkab Kutim untuk segera mempercepat pengerjaan proyek pembangunan intrastrukur.
“Kami ini setiap kunjungan atau reses selalu didesak oleh masyarakat. Kami juga bingung jawabnya kalau lambat. Jadi, seakan-akan kita (dewan) yang salah,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Haji Kidang itu mengaku malu kepada masyarakat, lantaran permasalahan tersebut sering muncul saat seluruh anggota dewan melakukan reses.
“Kita itu selalu dianggap tidak bekerja. Padahal pemerintah sendiri yang lambat. Sedangkan kita dikatakan bohonglah, janji terus. Ya jelas pasti malu,” tuturnya.
Wakil Ketua Fraksi Demokrat itu menyebut beberapa program telah disusun dan diajukan. Namun hingga memasuki pertengahan November masih belum ada tanda – tanda dikerjakan.
“Seperti semenisasi jalan dan infrastruktur lainnya. Menurut informasi yang saya terima, OPD (organisasi perangkat daerah) terkait tidak mau melaksanakan. Padahal dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) sudah diserahkan,” ungkapnya.
Kidang pun meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah kongkret dalam mengatasi permasalah tersebut. Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan menyulut amarah dari masyarakat.
“Ingat dewan dan pemerintah, dalam hal ini Bupati, itu yang mendukung masyarakat. Kalau pemerintahan saja seperti ini, tentu yang terkena dampak adalah masyarakat. Kalau bisa masyarakat demo aja lagi, biar mereka (pemerintah) mengerti,” pungkasnya. (adv/rk)










